Kamis, 04 Oktober 2012

JENIS JENIS RAM DAN ROM


 Jenis – jenis RAM (Random Access Memory)

1.      DRAM (Dynamic RAM)adalah jenis RAM harus sering di refresh oleh CPU agar data yang terkandung didalamnya tidak hilang.


2.      SDRAM (Synchronous Dynamic RAM)adalah jenis RAM yang paling umum digunakan pada PC masa sekarang. RAM ini disinkronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tanggi dari pada DRAM serta dapat digunakan teritama dalam cache.



3.       SRAM (Statik RAM)adalah jenis memory yang tidak perlu penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat didalamnya tetap tersimpan dengan baik.


4.      RDRAM (Rambus DRAM)adalah pada jenis memory ini yang lebih cepat dan lebih mahal dari pada SDRAM. Memory ini bisa digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium 4.


5.       FPM DRAM (First Page Mode DRAM)adalah merupakan bentuk asli dari DRAM. Laju transfer maksimum untuk cache L2 mendekati 176 MB per sekon.


6.      EDO DRAM (Extended Data Out DRAM)adalah memory ini sekitar 5% lebih cepat dibandingkan dengan FPM. Laju transfer maksimum untuk cache L2 mendekati 264 MB per sekon.


7.      Flash RAMadalah jenis memory berkapasitas rendah yang digunakan pada perngkat elektronika seperti, TV, VCR, radio mobil, dan lainnya. Memerlukan refresh dengan daya yang sangat kecil.

Jenis – jenis ROM (Read Only Memory)
1.      PROM (Programmable ROM)Sifatnya non-voletile dan hanya bisa ditulis saja. Pada PROM, proses penulisan dibentuk secara elektris.



2.      EPROM (Erasable Programmeble ROM)Menyediakan fleksibelitas selama fase pengembangan system digital. Karena EPROM mampu mempertahankan informasi tersimpan untuk waktu yang lama, maka dapat digunakan untuk mengganti ROM pada saat software dikembangkan. EPROM dihapus dengan sinar UV.


3.       EEPROM (Electrically Erasable ROM)Memori ini merupakan ROM yang dapat ditulis kapan saja tanpa menghapus isi sebelumnya, hanya byte-byte yang beralamat yang akan di-update. Operasi write akan memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan operasi read, dalam penghapusan data yang ada di  EEPROM diperlukan tegangan yang berbeda untuk penghapusan, penulisan, dan pembacaan data yang tersimpan.
 WSSSSSSSSSS

Reaksi:

0 komentar :

Poskan Komentar

Daftar Isi